1/27/2012 01:27:00 pm
0
orang pasti memilikiSetiap
pemikiran dan impian-impian
tentang suatu hubungan yang
bahagia. Michelle Cove, seorang
penulis, melakukan penelitian
dengan mewawancarai lebih
dari 100 perempuan. Dia
mencoba menentukan apa saja
yang menjadi keinginan dan
mimpi dari para perempuan
lajang tentang suatu hubungan.
Setelah mewawancarai para
peremuan tersebut, Cove
menyimpulkan semua keinginan
dan impian tersebut dalam 12
kategori.
1. Pencari "soulmate"
Perempuan ini percaya setiap
orang memiliki belahan jiwa
dan ia akan melakukan apa saja
untuk bisa menemukan "the
one". Sayangnya, kadang-
kadang ia terlalu terfokus untuk
mencari pria yang tepat
sehingga melewatkan pria-pria
lain yang mungkin akan cocok
untuknya.
2. Ingin bangkit
Lajang yang baru saja
mengakhiri hubungan yang
menyakitkan akan melakukan
apa pun yang bisa dilakukan
untuk bangkit dari
keterpurukan dan menjadi lebih
baik. Ia tidak menyesali apa
yang terjadi dan berusaha
mengambil hikmah dari semua
peristiwa yang terjadi.
3. Mengalir saja
Perempuan seperti ini lebih
suka membiarkan hidupnya
mengalir begitu saja. Dia lebih
suka hidup sendiri daripada
berburu pria dengan berbagai
cara. Bila akhirnya ia bertemu
jodoh, hal itu terjadi secara
alami.
4. Menunggu
Mereka percaya dengan kisah-
kisah dongeng, di mana para
perempuan menunggu untuk
"diselamatkan" oleh seorang
pangeran. Perempuan ini yakin
suatu saat akan ada pria yang
mampu mengangkat
kehidupannya dan ia memilih
menunggu kehadiran pria
tersebut.
5. Telat kawin
Seumur hidupnya ia
memuaskan keinginan dirinya
untuk meraih kepuasan, entah
itu dalam karier, pergaulan,
maupun pencapaian lainnya.
Ketika akhirnya ia merasa sudah
waktunya mencari calon suami,
ia menghentikan begitu saja
segala aktivitas yang semula
menjadi prioritasnya.
6. Tipe bebas
Perempuan pada kategori ini
selalu mengkhawatirkan apakah
dia harus memilih antara hidup
sendiri dan berkomitmen.
Biasanya, dia akan memilih
hidup sendiri, tetapi bebas
menentukan arah hidupnya.
7. Ingin menikah
Perempuan ini biasanya baru
akan berkhayal tentang suatu
pernikahan setelah seumur
hidupnya tidak memedulikan
konsep pernikahan. Hal ini
biasanya terdorong oleh suatu
peristiwa besar yang membuka
pikirannya bahwa sesuatu yang
semula diyakininya ternyata
tidak tepat.
8. Pembelot
Perempuan yang tak lagi ingin
hidup dengan cara yang sama
yang dijalani komunitasnya
meskipun dulunya ia juga
penganut gaya hidup tersebut.
Ia ingin menemukan cara yang
sesuai dengan pilihan hatinya
meskipun itu berarti harus
meninggalkan teman-temannya.
9. Ingin beda
Perempuan yang ingin menikah,
tetapi juga merasakan kekuatan
untuk menjalani suatu
pernikahan yang tidak
konvensional. Perbedaan itu
bisa dimulai sejak menentukan
konsep pernikahannya.
10. Menjadi ibu
Perempuan ini selalu berpikir,
suatu saat ia pasti akan menjadi
ibu. Namun, dia berharap tidak
ada orang lain yang
mendesaknya segera
mewujudkan harapannya itu.
Bahkan, kadang-kadang ia
sebenarnya merasa tidak harus
menikah untuk mempunyai
anak.
11. Lambat dan mantap
Perempuan ini, mungkin juga
seperti kebanyakan perempuan
pada umumnya, berharap
menikah pada waktu yang
tepat. Sementara itu, dia akan
berusaha sekuat tenaga untuk
tidak menghiraukan segala
desakan atau tekanan dari
teman-teman atau keluarganya
untuk segera menikah.
12. Para perintis
Perempuan ini merasa
kehidupan pernikahan tidak
cocok untuknya. Maka, ia
mencoba menemukan cara baru
untuk mendapatkan
kebahagiaan.
Setiap orang pasti memiliki
kategori sendiri karena pada
dasarnya jalan hidup setiap
orang memang berbeda. Tidak
ada orang yang sempurna
dalam menjalani sebuah
hubungan. Jadi, termasuk dalam
kategori apakah Anda?
sumberte

0 komentar :

Post a Comment

Jika Anda rasa Artikel ini bermanfaat silahkan kalau mau di Copy Paste Tapi Ingat melampirkan Sumbernya ya! http://axvero.blogspot.com dan Jika anda berkenan silahkan tinggalkan komentar meskipun hanya 1 kata. kata-kata yang anda tulis sangat berarti bagiku.